Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Pada kesempatan kali ini Mimin bakalan bahas tentang Database Migration pada Laravel. Bagi kalian yang mungkin awam tentang apa itu laravel mungkin kalian bisa kunjungin website resmi Laravel terlebih dahulu, agar kalian bisa paham terhadap tutorial Mimin kali ini. Pada postingan ini Mimin bakalan bahas tentang apa itu migrasi pada Laravel dan bagaimana cara menggunakannya dengan menggunakan study kasus biar kalian semua pastinya bisa nyoba langsung tutorial Mimin kali ini. Oke langsung aja kita bahas mengenai Database Migration atau Migrasi Database pada Laravel.

#Apa itu Database Migration

Singkatnya, Database Migration merupakan fitur yang disediakan oleh Laravel itu sendiri untuk memudahkan kita dalam memanagement database yang kita buat. Khususnya pada saat kita bekerja sebagai tim, fitur inilah yang memudahkan kita bekerja dalam tim. Karena dengan adanya fitur ini kita bisa mengontrol apa saja yang telah dilakukan pada database kita, simplenya kita bisa mengontrol perubahan apa saja yang telah kita buat pada database kita. Database Migration ini memiliki banyak kelebihan-kelebihan lainnya yang pastinya berguna bagi kita sebagai seorang developer. Untuk lebih jelasnya kalian bisa kunjungi postingan Derta Isyajora di Medium ini.

#Bekerja dengan Laravel

Pada kesempatan kali ini kita akan belajar beberapa hal sebagai berikut : 
  • Cara Membuat Tabel Dengan Menggunakan Artisan
  • Cara Menambahkan Field Baru Dengan Menggunakan Artisan
  • Cara Mengubah Atribut Kolom Dengan Menggunakan Artisan
Lalu bagi kalian yang mungkin masih awam juga tentang apa itu Artisan, Mimin bakalan jelasin secara singkat apa itu Artisan. Singkatnya Artisan merupakan tool Powerfull yang dimiliki oleh laravel, dengan menggunakan Artisan ini, kemudahan kita dengan menggunakan Laravel semakin bertambah mudah. Coba bayangin, udah dikasih kemudahan dengan Laravel ditambah kemudahan lagi sama Artisan, keren kan Sob?. Oke bagi kalian yang ingin mendalami tentang apa itu Artisan, kalian bisa kunjungin link ini atau ini.

Oke langsung aja kita ke tutorial intinya Sob!

Pertama-tama kalian siapin beberapa hal berikut :
  • Pastikan kalian sudah menginstall Laravel
  • Project Laravel Kalian
  • Code Editor favorit kalian, disini Mimin pake Visual Studio Code
  • CMD / kalian bisa pake terminal bawaan Visual Studio Code 
  • Pastikan Server Apache dan MySql kalian hidup, disini Mimin pake XAMPP
  • Lalu pastikan juga project laravel kalian terhubung dengan salah satu Database kalian
  • Jangan lupa kalian memerlukan koneksi internet ketika menggunakan Artisan
Setelah semua siap, buka project Laravel kalian di Code Editor kalian masing-masing. Buka CMD kalian lalu arahkan ke folder project kalian. Jika kalian belum tau bagaimana caranya, kalian bisa kunjungin link ini. Oke Sob, kalau kalian udh masuk ke folder project kalian, silahkan ketikan ini :

Membuat tabel Percobaan

Dengan perintah ini, kalian akan membuat sebuah tabel dengan nama "t_percobaan". Kalian bisa memberikan nama apapun sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kalian.

Lokasi file Migrasi yang telah dibuat

Maka secara otomatis pada project laravel Sobat akan ada sebuah file php dengan format nama tanggal sesuai dengan kapan sobat membuatnya. Bisa kalian lihat disini kita akan membuat sebuah tabel pada database dengan nama "t_percobaan, setelah itu silahkan kalian isi file tersebut dengan kode berikut :

Isi file migrasi t_percobaan

Disini kita membuat kolom-kolom yang akan kita gunakan pada kolom di Database kita, kalian bebas mengisi kolom tabel pada Database kalian, sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kalian. Bagi kalian yang bingung perintah atau fungsi apa saja yang bisa digunakan untuk membuat kolom, kalian bisa baca dokumentasi lengkap dari Laravel disini. Setelah itu jalankan perintah berikut : 

php Artisan migrate

Nah sekarang coba cek Database kalian apakah tabel telah berhasil dibuat, ataukah muncul error. Jika Sobat menemukan error, silahkan di cek kembali apakah ada kesalahan penulisan. Oke Mimin anggap kalian berhasil, karena Mimin yakin kalian adalah orang-orang yang hebat, hehehehe. 

Tabel berhasil dibuat

Pastikan strukur tabel yang kita buat sesuai dengan yang kita inginkan

Selamat! kalian telah berhasil menggunakan Artisan untuk membuat tabel pada Database. Bagaimana, mudah bukan ? inilah kelebihan dari Artisan, kita dimudahkan dalam menggunakan Laravel, yang pastinya ini akan menghemat waktu kita daripada kita harus membuat Database secara manual, dan pastinya cara ini lebih effisien dari cara biasanya.

Selanjutnya kita akan belajar lebih lagi tentang Artisan, kali ini kita bakalan belajar bagaimana caranya menambahkan sebuah kolom pada Database yang telah kita buat. Hal ini biasanya terjadi pada saat kita membuat sebuah tabel, ternyata kita lupa menambahkan beberapa kolom penting di dalamnya. Lalu bagaimanakah cara menambahkan kolom baru dengan menggunakan Artisan, mari kita lakukan Sob.

Disini Mimin ceritanya ingin membuat sebuah tabel kelas yang isinya adalah Nama Kelas dan Jurusan. Oke hal yang pertama harus kita lakukan adalah membuat tabel kelas terlebih dahulu. Buat migrasi baru untuk membuat tabel kelas, ketikan perintah berikut :

Membuat tabel kelas

Setelah itu, isi file migrasi yang telah kita buat tadi dengan kode sebagai berikut :

Isi file migrasi
Setelah selesai, maka jangan lupa kita ketikan perintah beikut ini : 

php Artisan migrate

Lalu silahkan cek pada Database kalian, apakah tabel kelas berhasil dibuat atau tidak.

Tabel kelas berhasil dibuat

Selanjutnya, cek juga apakah struktur Tabelnya sesuai dengan yang kita inginkan atau tidak. Nah pada kasus kali ini Mimin ternyata lupa menambahkan kolom lokasi ruangan pada tabel yang kita buat tadi, maka dari itu Mimin harus menambahkan kolom baru pada tabel yang telah kita buat. Maka dari itu kita harus mengetikan perintah berikut : 

Menambahkan field baru

Setelah itu isikan file migrasinya sebagai berikut :

Isi file migrasi

Lalu jalankan perintah berikut setelah mengisi file migrasi tersebut :

php Artisan migrate

Ternyata setelah Mimin pikirkan, ternyata kolom ruangan terlalu panjang, lalu bagaimana caranya agar kita bisa mengubah panjang kolomnya? maka dari itu Artisan menyediakan fitur rollback, dengan menggunakan rollback kita bisa kembali ke awal sebelum kita migrasi file yang telah kita buat tadi, tujuannya adalah apabila kita melalukan kesalahan kesalahan saat migrasi, kita bisa kembali ke sebelumnya untuk memperbaiki hal tersebut. 
Berbeda dengan kehidupan ini, kita tidak bisa kembali ke masa lalu untuk memperbaiki masa lalu kita, maka dari itu manfaatkanlah waktumu dengan sebaik mungkin. Karena waktu yang telah berlalu tidak bisa kita kembalikan. - Zeptian
 Sedikit motivasi untuk kalian semua Sob, Wkwkwkwkw. Oke ketikan perintah berikut :

php Artisan rollback

Mengubah isi file migrasi yang telah kita buat sebelumnya

Lalu lakukan kembali migrasi, dengan perintah berikut :

php Artisan migrate

Dan akhirnya kita telah berhasil mengubah panjang kolom yang telah kita buat, hal ini juga kita bisa gunakan apabila kita ingin mengubah nama kolom, type data kolom, atau perubahan apapun terhadao kolom yang kita ingin ubah. Namun sebenarnya ini adalah cara Mimin sendiri, karena menurut Mimin cara ini adalah cara paling simple untuk mengubah isi tabel, sebenarnya Artisan sendiri memiliki cara sendiri untuk mengubah isi dari suatu tabel, kalian bisa membaca dokumentasi lengkapnya disini.

Selanjutnya bagaimana jika Mimin ingin menambahkan satu kolom lagi bernama "nama_walkel". Sangat mudah sekali ya Sob, kita tinggal melakukan beberapa hal berikut :

  • Buat sebuah migrasi baru untuk menambahkan kolom "nama_walkel"
  • Isi file migrasi tersebut sesuai dengan kebutuhan
  • Lakukan perintah php artisan migrate
Lebih lengkapnya Mimin menyediakan ilustrasinya sebagai berikut :

Membuat migrasi untuk menambahkan kolom

Mengisi file migrasi

Lalu ternyata Mimin ingin mengubah nama nama kolomnya menjadi "nama_wali_kelas", yap kalian pasti juga tau kita akan menggunakan fitur rollback yang telah disediakan oleh Artisan itu sendiri. Lalu Mimin akan ubah namanya menjadi sesuai dengan kebutuhan Mimin yaitu "nama_wali_kelas".

php Artisan rollback

Mengubah nama kolom

Oke Sob, pada postingan kali ini kita telah belajar tentang Database Migration pada Laravel, kita juga mengenal Artisan yang ternyata sangat powerfull dan usefull untuk kita gunakan untuk mempermudah kita dalam menggunakan Laravel. Kita juga belajar beberapa perintah di Artisan yang nantinya akan kita sering gunakan di masa yang akan datang. Perintah ini saran Mimin jangan dihafalkan, karena menurut Mimin asalkan kita sering berlatih dan serin-sering menggunakan perintah diatas, secara tidak langsung kita akan hafal tanpa kita perlu menghafalkannya Sob. Sampai disini dulu postingan Mimin kali ini, cukup panjang juga ternyata postingannya, semoga postingan ini bisa memberikan manfaat yang baik untuk Sobat-sobat Mimin yang Zealous dan bersemangat tinggi pastinya.

Quotes

Kita mungkin sekarang merasa stress, tertekan, bahkan kita pusing saat belajar. Namun percayalah tak ada kesuksesan yang nyata tanpa adanya sebuah ujian. - Zeptian

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

0 Komentar